Dolar baru saja mencapai puncak satu tahun dan emas turun di bawah $4.000. Bagi trader di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, pukulan ganda dari dolar yang lebih kuat dan emas yang lebih lemah terasa sakit. Berikut apa yang terjadi dan bagaimana cara menyikapinya dari perspektif Asia Tenggara.